Monday, October 15, 2012

Ilusi Jurusan Terbaik


Ada yang bilang teknik informatika itu jurusan terbaik. Ada yang bilang kedokteranlah yang terbaik. Tapi bagi saya sendiri tidak ada yang namanya jurusan terbaik. Memang benar, teknik informatika atau kedokteran sering meraih predikat jurusan dengan passing grade tertinggi. Tapi apakah dengan begitu, kedua jurusan tersebut layak menyandang predikat jurusan terbaik?
Kuliah itu seperti halnya bepergian. Dan selayaknya bepergian, kita harus punya tujuan. Karena pergi tanpa tujuan hanya akan membuat kita kebingungan di tengah jalan.
Kalau kuliah itu bisa dianggap sebagai sebuah perjalanan. Jurusan itu layaknya sebuah kereta atau bus umum yang bertugas mengantar kita sampai ke tujuan. Memang benar, ada beberapa bus yang memiliki fasilitas yang lebih memadai dibandingkan dengan bus-bus yang lain. Bus berfasilitas lengkap ini biasanya memiliki plat merah (difasilitasi pemerintah). Orang-orang biasanya menamakan bus ini sebagai universitas negeri atau institut negeri. Tapi ada juga bus berfasilitas lengkap lain yang dioperasikan secara mandiri. Dan karena dioperasikan secara mandiri, tarif yang harus dibayarkan untuk naik kendaraan ini biasanya lebih mahal daripada ketika kita naik bus berplat merah.
Selanjutnya, bayangkan perguruan tinggi itu sebagai perusahaan yang menyediakan armada kendaraan. Karena dengan begitu, kita akan menganggap semua jurusan yang ada dalam institusi tersebut setara. Tidak ada yang lebih baik dan tidak ada yang lebih buruk kualitasnya.
Saya tidak paham apa yang membuat orang-orang beranggapan bahwa jurusan A lebih baik daripada jurusan B atau sebaliknya. Karena setiap jurusan itu mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Seperti halnya pertanyaan saya di atas, bagaimana mungkin bus jurusan jogjakarta dibandingkan dengan bus jurusan jakarta?
Kalau saya memang ingin ke pantai parang tritis atau ke candi prambanan, tentu saya akan lebih memilih bus dengan tujuan Jogjakarta. Bukannya bus dengan tujuan Jakarta. Begitupun sebaliknya.
Oleh karenanya, hal pertama yang harus dipahami dan disadari oleh semua teman-teman yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi adalah apa minat dan potensi yang mereka miliki.
Mau ke mana sih sebenarnya kalian nantinya?
Karena minat dan potensi inilah yang akan jadi kompas dan penunjuk jalan ke mana seharusnya menentukan tujuan.
Kalau memang minat dan potensi kalian di dunia komputer dan pemrograman ya mending memilih jurusan teknik informatika. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia fisika, khususnya bidang elektronika yang mending memilih jurusan teknik elektro. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia fisika dan kimia, ya mending memilih jurusan teknik kimia. Kalau memang minat dan potensi kalian ada di dunia medis dan biologi, ya mending memilih kedokteran. Begitu seterusnya.
Bayangkan masa-masa memilih jurusan itu seperti halnya memilih bus ketika berada di terminal. Jangan sampai salah pilih bus. Karena kembali ke terminal awal setelah melakukan perjalanan itu butuh waktu dan biaya tambahan.
Salah pilih jurusan itu sama halnya dengan salah memilih bus. Seringkali akan membuat kita kurang merasa nyaman selama perjalanan.
Jangan pernah termakan dengan isu dan godaan. Menjadi siswa paling pandai di kelas itu bukan berarti harus masuk kedokteran atau teknik informatika kok. Kenali minat dan potensi diri. Karena dengan begitu kalian tidak akan kebingungan menentukan destinasi.
Sekali lagi. Jurusan terbaik itu cuma ilusi. Yang ada itu jurusan paling sesuai dengan minat dan potensi diri.